Ya baiklah kalau begitu
Kalau memang kehendak tidak sejalan dengan kenyataan.
Monday, August 21, 2017
Monday, March 20, 2017
Bapak, Aku Pulang !
Pak, Aku pulang !
Bapak dimana?
Bukannya bapak berjanji menungguku?
Apakah penantianmu terlalu lama?
Apakah bapak lelah menungguku?
Kemana aku mencarimu, pak?
Akankah kugali gundukan itu?
Dan pencabut papan namamu?
Hari ini aku menemuimu, pak
Di bawah kamboja dan nisanmu
Mengenang segala kata dan janjiku kepadamu
Tapi seolah kau hanya utus jangkrik untuk memejamkan lelahku
Aku ingin bapak penghapus basah di tatapku
Walau barang sekali.
Bapak dimana?
Bukannya bapak berjanji menungguku?
Apakah penantianmu terlalu lama?
Apakah bapak lelah menungguku?
Kemana aku mencarimu, pak?
Akankah kugali gundukan itu?
Dan pencabut papan namamu?
Hari ini aku menemuimu, pak
Di bawah kamboja dan nisanmu
Mengenang segala kata dan janjiku kepadamu
Tapi seolah kau hanya utus jangkrik untuk memejamkan lelahku
Aku ingin bapak penghapus basah di tatapku
Walau barang sekali.
Labels:
Personal,
Poets,
Relationship
Monday, November 16, 2015
Cinta Sekerat
Sayangku,
Seandainya hari ini hari terakhir buatku,
izinkan aku menatap wajahmu.
Agar aku dapat bernafas
mencium harummu.
Tapi esok belumlah hari terakhirku
Masih ada tugas dan tanggung jawab yang masih belum terbayar tunai.
Sayangku,
Tiada guna kau menunggu disini
Sebab kadang ada cocok dalam hati namun takdir tak sejalan.
Sayangku lihatlah...
Lengkungan tujuh warna warni menghiasi langit selepas hujan.
Bagai bentang selendang mayang.
Lengkungan tujuh warna warni menghiasi langit selepas hujan.
Bagai bentang selendang mayang.
Ku harap kau berhenti untuk sedih
Selepas pergi,
ku yakin kau akan dapat melihat keindahan hidup ini.
Selepas pergi,
ku yakin kau akan dapat melihat keindahan hidup ini.
Labels:
Gado-gado,
Personal,
Poets,
Relationship
Thursday, May 28, 2015
Kisah Dibalik Eksekusi Gembong Narkoba (2)
Sehari
menjelang pelaksanaan eksekusi mati, Andrew Chan menikahi Febyanti Herewila
meskipun nyawanya hanya tinggal satu hari lagi bersemayam di
tubuhnya. Feby, seorang seorang pendeta Gereja
Bala Keselamatan, meski di luar sana banyak pria yang yang terpikat padanya,
faktanya ia lebih memilih gembong narkoba yang beberapa jam ke depan menyandang
gelar almarhum. (Baca: Kisah Dibalik Eksekusi Gembong Narkoba
bag. 1 )
Labels:
Philosophy,
Relationship,
Sociology
Wednesday, May 27, 2015
Kisah Dibalik Eksekusi Gembong Narkoba (1)
Cinta itu ada pengorbanan, pengorbanan adalah cinta
Cinta itu tangis dan tawa. Cinta adalah hati, hati adalah cinta
Cinta itu adalah kerinduan, kerinduan adalah cinta
Cinta itu nikmat dan perih. Cinta adalah nafsu, nafsu adalah cinta
Cinta itu memang buta kalau tidak buta bukan cinta
Cuma sekedar sayang
Cinta tak perlu logika, cinta butuh perasaan
Cinta tak butuh kenyataan
Kutipan lagu Mahadewa Band di atas dikarang musisi Ahmad Dani berjudul “Cinta Itu Buta” sangat manusiawi dan menyentuh hati. ”Lagu Cinta Itu Buta” mengingatkan kita, ketika jatuh cinta apapun dapat dikorbankan, rasionalisasi hilang dan kenyataan hidup terlihat hanya seperti ilusi.
Labels:
Philosophy,
Relationship,
Sociology
Subscribe to:
Posts (Atom)


